Akhlak Muslimah Ketika Menerima Ujian

muslimah1

Oleh: Ustadzah Umi Munawiroh.

Tidak ada manusia yang tidak punya masalah (baca: mendapat ujian). Ujian adalah sesuatu yang sangat penting bagi manusia, karena itulah yang membedakannya dengan mereka yang sudah meninggal dunia. Bukan begitu?

Saking pentingnya ujian, seperti yang dipaparkan oleh Ustadzah Umi Munawiroh dalam rekaman kajian ini, sehingga Allah swt  bertanya berkali-kali di dalam Al Qur’an menggunakan kalimat retoris pada manusia, seperti dalam QS. Al Ankabut ayat 2: ‘Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?’. Atas semua ujian itu (sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan [QS. Al Baqarah: 155]), Allah hendak melihat kesungguhan iman seorang muslim/muslimah dan membalasnya dengan rahmat dan ampunan, jika ia bersabar.

Namun, bagaimana caranya bisa tetap sabar dan bersikap bijak ketika ujian datang? Bukankah manusiawi sekali menjadi lemah (baca: futur) ketika ujian datang (bertubi-tubi) dalam hidup kita?

Dengan mendengarkan rekaman kajian ini, kita akan mendapat bekal yang sangat penting dari bagaimana agar bisa menghadapi ujian dengan hati lapang dan bersikap proporsional, bagaimana menghadapi saudara yang futur karena mendapat musibah, apa solusi yang efektif untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi, dll. Bahkan kita juga dimotivasi untuk mencari ujian/tantangan, keluar dari zona nyaman, untuk meningkatkan kualitas kemanusiaan. Pada akhirnya kita pun tersadar, bahwa adanya ujian perlu (juga) disyukuri, karena menjadi jalan naiknya derajat kita di hadapan Allah swt. (diah ajeng)

Link Download “Akhlak Muslimah Ketika Menerima Ujian” [download]

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


“Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.” (HR Muslim)



Kajian Terpilih